KAREBATORAJA.COM, Makale — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menyatakan mendukung penuh penyelenggaraan event Toraja Film Festival, yang akan digelar Juli mendatang.

Pernyataan dukungan ini disampaikan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae dan Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi, saat menerima panitia Toraja Film Festival di kantor bupati Tana Toraja, Rabu, 17 Mei 2017.

Dalam pertemuan itu, hadir pula Kepala Dinas Pariwisata, Jidon Sitohang, Kepala Dinas Kebudayaan Sulaiman Malia, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Rektor UKI Toraja, dan Ketua STKN Toraja.

Dalam pertemuan ini, Presiden TFF 2017, Belo Tarran, menjelaskan seputar TFF dengan berbagai keuntungan yang bisa Toraja dapatkan dengan lahirnya perfilman di Toraja, seperti promosi wisata, pelestarian adat, dan budaya Tana Toraja, serta peningkatan pendapatan asli daerah.

Selain menjelaskan prospek ke depan target jangka panjang yang ingin didapatkan dari TFF ini adalah menjadikan Toraja sebagai daerah industri film nasional.

Belo juga mengatakan target ini bisa tercapai jika terbangun kerjasama yang baik dengan sekolah dan kampus sebagai tempat tumbuhnya calon-calon sineas muda Toraja.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae mengapresiasi lahirnya TFF ini karena sejalan dengan tujuan pemerintah bagaimana “menjual” Toraja melalui film. Bupati berharap TFF ini bisa menjadi ajang lahirnya film yang mencerminkan karakter masyarakat di tiap wilayah di Toraja, potensi wisata seperti air terjun, Negeri Berselimut Awan, Ollon, dan berbagai peradaban masyarakat Toraja.

“Saya berjanji siap menfasilitasi selama temanya tentang Toraja,” tegas Nicodemus.

Bupati juga berharap di Toraja bisa lahir film tentang Mengintai Matahati Terbit, Putri Kopi, dan Toraja Cerdas yang bercerita tentang pendidikan bagaimana anak sekolah dari SD sampai kuliah dengan background sekolah dan kampus yang ada di Toraja sebagai wujud kombain budaya dan pendidikan Toraja.

Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi mengatakan banyak potensi yang kita punya tapi pengembangan potensi yang masi kurang, sehingga TFF ini menjadi momentum yang luar biasa mengembangkan potensi itu,

Welem menyarankan pembuatan film lebih banyak ke objek wisata sebagai kaitan kekayaan alam dan budaya Toraja, lebih kepada keaslian kearifan lokal Toraja yang terlihat sehingga mengedukasi masyarakat tidak menyimpang dari konteks adat dan budaya Toraja.

Rektor UKI Toraja, Prof Dr. Daud Malamasam, juga menyatakan sangat mendukung TFF karena hal ini sebagai langkah pengembangan Toraja ke depan terutama sebagai sarana promosi kekayaan alam dan budaya Toraja.

“UKI Toraja membuka pintu selebar-lebarnya untuk membangun sinergi di bidang perfilman melalui kegiatan UKM,” kata Malamasam. (Arsyad Parende)

Sumber : http://karebatoraja.com/pemkab-tana-toraja-dukung-penyelenggaraan-toraja-film-festival-2017/

Tags: ,
Category: Liputan Media